Connect with us

Spanyol

Zidane Resmi Mundur dari Real Madrid, Ini Calon Penggantinya?

Terbit:

pada

Zinedine Zidane

Jurnalsepakbola.com – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, dikabarkan telah resmi memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih. Kabar mengejutkan itu dia sampaikan pada sesi jumpa pers yang digelar pada hari Kamis (31/5) waktu setempat.

Pengumuman tersebut terjadi hanya berselang lima hari setelah Zidane sukses membawa Madrid meraih gelar juara Liga Champions untuk yang ketiga kalinya secara beruntun, dimana Madrid berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1,di laga final yang berlangsung di Kilev, ukraina, Minggu (27/5/18).

Kabar pengunduran diri Zidane sontak membuat kaget para fans pecinta Real Madrid di seluruh penjuru dunia. Bak disambar petir di siang bolong, mungkin itulah yang dirasakan oleh para fans Madrid.

Banyak juga yang bertanya-tanya soal latar belakang di balik keputusan Zidane tersebut. Pelatih berusia 45 tahun itu mengatakan bahwa sudah saatnya untuk melakukan perubahan.

“Saya mencinta klub ini,” ucap Zidane. “Apa yang saya pikirkan adalah tim ini harus terus menjadi pemenang tapi saya rasa itu membutuhkan perubahan, harus ada sebuah perubahan dan saya pikir itulah mengapa saya memutuskan hal ini.”

Usai melepas jabatannya sebagai pelatih Real Madrid, Zidane mengaku masih akan melanjutkan karir sebagai pelatih. Namun, pelatih berusia 45 tahun itu masih belum tahu akan melatih klub mana pada musim depan.

“Saya tidak akan melatih klub lain untuk saat ini. Saya tidak akan mencari klub lain,” tandasnya.

Seperti diketahui, Zidane diangkat menjadi pelatih Real Madrid pada Januari 2016. Selama 2,5 tahun mengasuh Cristiano Ronaldo dkk, Zidane sukses mempersembahkan tiga trofi Liga Champions, dua Piala Dunia Klub, dua Piala Super Eropa, serta masing-masing sekali juara Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol.

Setelah kabar hengkangnya Zidane dari Rel Madrid kini muncul pertanyaan baru mengenai siapa sosok pengganti Zidane selanjutnya. Berikut beberapa nama yang langsung dikaitkan sebagai sosok ideal pengganti Zidane:

1 Maurichio Pochettino

Madrid belakangan kerap disebut sedang mendekati sosok pelatih Tottenham, Maurichio Pochettino. Tapi, pelatih asal Argentina tersebut baru saja meneken kontrak baru bersama Spurs. Sepertinya sulit bagi Madrid untuk bisa membajaknya.

2 Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri? Ini bisa jadi opsi yang mungkin diambil oleh Madrid. Allegri memang disebut bakal bertahan di Juventus. Tapi, keputusan tersebut masih bisa berubah setiap saat. Soal kualitas, Allegri sudah memberi bukti bersama Juve dalam tiga musim terakhir.

Mungkinkah mantan pemain Milan bakal menuju ke Madrid?

3 Arsense Wenger

Arsense Wenger juga masuk dalam bursa calon pelatih Madrid. Seperti yang pernah dia katakan, Wenger di masa lalu pernah tiga kali mendapat tawaran melatih Madrid. Tapi dia bertahan di Arsenal dan menolak Madrid.

Kini, Wenger sudah berpisah dengan The Gunners. Mungkinkah ini waktunya bagi Wenger untuk melatih Madrid?

4 Guti Hernandez.

Yang satu ini memang bukan pelatih besar. Guti menangani tim muda Madrid dan lumayan sukses.

Walau tidak setenar yang lain, kans eks bintang Madrid ini lumayan terbuka. Guti juga bisa jadi representasi nilai-nilai Madrid. Sebab, dia adalah produk akademi Madrid

Madrid juga bisa berkaca kepada Zidane yang mampu memberikan prestasi besar meski tadinya hanya merupakan asisten pelatih di era Carlo Ancelotti. Bisa jadi keberhasilan serupa juga bisa didapatkan bersama Guti.

Spanyol

Ini Besaran Gaji yang Ditawarkan Madrid Namun Ditolak Ronaldo

Terbit

pada

Sumber:

Cristiano Ronaldo

Jurnalsepakbola.com – Cristiano Ronaldo dikabarkan akan hengkang dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Alasannya karena gagal memenuhi keinginan sang megabintang tersebut terkait besaran gaji yang diminta.

Sebagai inforasi, saat ini Ronaldo masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2021, dengan bayaran 21 juta euro atau sekitar Rp341 miliar per tahun. Kontrak tersebut ditandatangani Ronaldo pada November 2016.

Dan sebelum Madrid tampil di final Liga Champions 2016-2017 melawan Juventus, Presiden Florentino Perez berjanji akan memberi kontrak baru jika Ronaldo mampu mengantarkan Los Blancos — julukan Madrid — menjadi juara.

Namun, setelah Madrid menjadi jawara, jani tersebut tak kunjung dipenuhi Perez.

Dilansir Marca, Real Madrid akhirnya menawari gaji sebesar 25 juta euro (Rp410 miliar) untuk Ronaldo, dan bisa naik hingga 30 juta euro jika berhasil meraih prestasi baik di level klub maupun pribadi.

Akan tetapi, tawaran itu ditolak Ronaldo. Ayah empat anak tersebut meminta negosiasi ulang. Dan pada Selasa, 5 Juni 2018, Ronaldo yang didampingi sang agen, Jorge Mendes, bertemu dengan petinggi-petinggi Madrid seperti Perez dan Jose Angel Sanchez. Tidak disangka, Madrid masih menawarkan Ronaldo bayaran sebesar 25 juta euro.

Dari situ Ronaldo berpikir Madrid tidak benar-benar serius menginginkannya bertahan. Karena itu, mantan pemain Man United tersebut dikabarkan memutuskan hengkang dari Santiago Bernabeu pada bursa transfer kali ini.

Jika dilihat, gaji Ronaldo saat ini memang jauh di bawah megabintang Barcelona, Lionel Messi, yang mendapat bayaran 50 juta euro (Rp821 miliar) per tahun.

Lanjutkan baca

Italia

Juventus Tawarkan Rp1,64 Triliun Plus Dybala untuk ‘Angkut’ Ronaldo dari Madrid

Terbit

pada

Sumber:

Cristiano Ronaldo

Jurnalsepakbola.com – Pesona megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, masih bersinar terang. Meski usianya sudah menginjak 33 tahun, pemain kelahiran Portugal itu masih menjadi incaran sejumlah tim papan atas Eropa.

Sebagaimana diberitakan Daily Mail, Minggu (10/6/2018), baru-baru ini pemain yang akrab disapa CR7 itu dikabarkan tengah menjadi incaran klub Raksasa Italia, Juventus.

Isu akan hengkangnya Ronaldo dari Madrid terungkap ketika Ronaldo mengatakan beberapa kalimat yang mengindikasikan kemungkinan dirinya akan pergi dari Los Blancos –julukan Madrid– usai menjuarai Liga Champions 2017-2018.

Ditambah lagi dengan kenaikan gaji yang diminta Ronaldo dikabarkan mendapat penolakan dari para petinggi Madrid.

Baca: Cristiano Ronaldo Ungkap Alasannya Ingin Tinggalkan Real Madrid

Dengan memanfaatkan momentum tersebut, banyak klub papan atas Eropa berusaha untuk menggaet CR7 pada bursa transfer musim panas 2018. Sebut saja Manchester United, Paris Saint-Germain (PSG), hingga yang terbaru adalah Juventus.

Masih dari Daily Mail, pihak Juventus mengaku telah menyiapkan dana sebesar 100 juta euro atau sekitar Rp1.64 trilun, plus Paulo Dyabala untuk mendapatkan jasa mantan pemain Sporting Lisbon itu.

Sebelumnya, kerja sama antara Juventus dan Madrid selalu berhasil. Seperti saat transaksi pembelian Fabio Cannavaro, Alvaro Morata, dan Sami Khedira.

Namun kali ini keinginan Juventus untuk memboyong Ronaldo tampaknya akan sedikit sulit. Sebab, peraih lima kali trofi Ballon d’Or itu sepertinya lebih tertarik untuk kembali pulang ke Manchester United ketimbang bermain di Liga Italia.

Baca: Ronaldo Mau Bertahan di Madrid Jika Digaji 1,35 Juta Pounds per Minggu

Lanjutkan baca

Inggris

Pep Guardiola Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona, Ini Alasannya

Terbit

pada

Sumber:

Pep Guardiola

Jurnalsepakbola.com – Manajer Manchester City, Josep Guardiola, menegaskan bahwa dirinya tak akan pernah kembali lagi ke tim yang dulu pernah diasuhnya, Barcelona.

Diketahui, Guardiola pernah menangani Barcelona dari tahun 2008 hingga tahun 2012. Selama kurun empat tahun itu, Guardiola meraih banyak kesuksesan.

Dia sukses mempersembahkan 14 gelar juara di sejumlah ajang kompetisi. Dua di antaranya adalah gelar Liga Champions.

Saat itu, Guardiola berhasil meraih banyak gelar juara dengan bantuan sejumlah pemain hebat lulusan akademi La Masia. Sebut saja Lionel Messi, Xavi, Andres Iniesta hingga Carles Puyol.

Baca juga: Messi: Tak Ada yang Bisa Mencela Prestasi Zidane di Real Madrid

Pria yang sekarang jadi manajer Manchester City itu kemudian mengungkapkan alasannya tak mau balik ke Camp Nou — markas klub Barcelona. Dia berdalih, masanya di sana sudah berakhir. Semuanya, kata dia, juga sudah tak lagi sama seperti dulu.

“Sebagai pelatih [Barcelona], ini sudah berakhir. Saya tidak sama, atau bahkan mereka tidak melihat saya dengan cara yang sama,” katanya kepada TV3.

“Saya berada di usia yang fantastis di mana saya mengambil alih dunia,” lanjutnya.

Menurut Guardiola, saat itu bukan hanya para pemain hebat saja yang membantunya juara. Tim Blaugrana juga mendapat sokongan total dari berbagai pihak.

“Kami mengambil alih dunia dengan beberapa pemain luar biasa, seorang presiden muda (Joan Laporta), Txiki (Begiristain)… Itu adalah generasi pemain brutal dan pemain terbaik di dunia (Lionel Messi). Para pemain bintang berdiri sejajar,” ujar pelatih berusia 47 tahun itu.

Setelah menangani Barcelona, Guardiola kemudian pindah ke Jerman untuk menangani Bayern Munchen. Selama tiga tahun, ia sukses meraih tujuh gelar juara.

Baca juga: Man City Resmi Perpanjang Kontrak Pep Guardiola Hingga 2021

Lanjutkan baca

Trending