Bolatainment, Champion

Big Reds Indonesia Akan Gelar “Aksi Bela Mohamed Salah” di Jakarta

Mohamed Salah
Mohamed Salah alami cedera dislokasi bahu setelah terlibat kontak fisik dengan Sergio Ramos pada laga Final Liga Champions saat melawan Real Madrid di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina akhir pekan kemarin. (Foto: REUTERS)

Jurnalsepakbola.com – Diperkirakan 500 orang akan hadir dalam aksi Indonesia bela Mohamed Salah di depan Kedutaan Besar Spanyol pada Kamis (31/5) nanti.

Sebagaimana disampaikan koordinator aksi yang juga anggota Big Reds Indonesia, Mohammad Dendi Budiman, aksi ini diselenggarakan sebagai bentuk protes atas pelanggaran Sergio Ramos terhadap Mohamed Salah pada laga final Liga Champions antara Liverpool melawan Real Madrid di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina akhir pekan kemarin.

Insiden tersebut terjadi di menit ke-26. Empat menit kemudian, pemain asal Mesir tersebut tak mampu melanjutkan pertandingan dan harus meninggalkan lapangan.

Kehilangan Salah dianggap menjadi salah satu penyebab kekalahan 1-3 Liverpool dari Madrid di laga final. Karena cedera itu pula Salah diragukan bisa kembali dalam kondisi bugar 100 persen di Piala Dunia 2018.

“Sebab kan ini bicara soal sepakbola dan ada saudara kami sesama muslim yang sedang teraniaya ya. Sebenarnya kami ingin menggelar aksi damai. Iya, aksi damai,” kata Dendi, sebagaimana dikutip CNNIndonesia.com pada Selasa (29/5).

“Jadi nanti rangkaiannya akan ada doa bersama. Insya Allah [aksi bela Salah] akan diakhiri buka bersama. Target massa itu baru sekitar 500-an yang komunikasi sampai saat ini,” imbuhnya.

Baca: 300 Ribu Orang Tandatangani Petisi Agar FIFA dan UEFA Hukum Sergio Ramos

Mohamed Salah

Mohamed Salah alami cedera dislokasi bahu setelah terlibat kontak fisik dengan Sergio Ramos pada laga Final Liga Champions saat melawan Real Madrid di Stadion NSK Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina akhir pekan kemarin. (Foto: REUTERS)

Dendi menambahkan, dalam aksi ini juga akan ada gerakan sosial berupa infak untuk disumbangkan ke pesantren.

“Karena momentumnya sedang bulan Ramadan, kami akan akhiri aksi damai ini dengan bagi-bagi takjil. Dan jika ada surplus [dari infak], kami akan sumbangkan ke pesantren yatim,” ujar Dendi.

Sebelumnya, pengacara asal Mesir Bassem Wahba mengajukan tuntutan sebesar €1 miliar atau setara Rp16,3 triliun terhadap Ramos karena mencederai Salah.

Dikutip dari Evening Standard, Wahba menganggap Ramos dianggap sengaja membuat Salah cedera. Selain mengajukan tuntutan, Wahba juga melakukan protes ke FIFA.

Baca: Cederai Mo Salah, Sergio Ramos Dituntut Rp 16 triliun

Berita lainnya