track hits

Wajah Baru Stadion Gelora Bung Karno Menyambut Asian Games 2018

Sejarah bisa saja berulang. Dulu Stadion Gelora Bung Karno atau yang akrab dikenal GBK pernah masuk dalam 10 stadion terbesar di dunia. Meski beberapa tahun belakangan ini, GBK tak lagi sehebat dulu. Banyak faktor yang jadi penyebab, mulai dari dana yang kurang memadai, pengelolaan yang tidak tepat dan lain sebagainya.

Tapi itu dulu. Menyambut Asian Games 2018, Indonesia bakal menjadi panggung bagi publik Asia, bahkan dunia. Berbagai venue mengalami sejumlah renovasi, dari desain luar untuk menyambut penonton hingga bagian dalam. Termasuk panggung olahraga terbesar di tanah air Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Bakal mengalami renovasi dan dijadwalkan selesai pada 2018 sebelum pagelaran digelar.

Bentuk Renovasi SUGBK dan Stadion lain

Renovasi yang dilakukan pada SUGBK hampir menyentuh pada semua bagian. Bahkan di kabarkan setelah mengalami renovasi,  daya tampung penonton SUGBK bakal mengalami penurunan jumlah. Pasalnya desain pada SUGBK akan dibuat mengikuti stadion-stadion sepekbola yang ada dijajaran eropa.

Nah, selain yang ada di SUGBK panggung olahraga lain yang akan mengalami renovasi adalah kompleks Istora senayan tepatnya pada bagian kompleks olahraga bulutangkis dan juga bola basket. Meski keduanya memang tidak akan mengalami perubahan secara signifikan, melainkan hanya pada bagian desain interior saja. Sementara untuk lapangan utama sama sekali tak tersentuh.

Yang mengalami renovasi cukup serius lagi adalah venue yang berada pada kompleks Kolam Renang di Istora Senayan. Dimana perubahan bakal terjadi pada bagian atap dan konsep. Kolam renang Senayan bakal dibuat dengan konsep setangah outdoor dimana atap akan setengah tertutup.

Sementara untuk bagian venue yang mengalami pemugaran tetapi tidak di kompleks Gelora Bung Karno adalah Velodrome yang berada di kawasan Rawamangun. Kompleks tersebut akan disiapkan untuk kebutuhan balap sepeda pada ajang Asian Games dengan kapasitas penonton hingga 3 ribu kursi.

Sebenarnya selain kompleks olahraga yang berada di Jakarta, beberapa  venue yang ada di Palembang Sumatera Selatan juga mengalami renovasi dan ekspansi. Diantaranya adalah tempat cabang mendayung dan menembak yang berada di danau buatan kompleks Jakabaring.

Jakabaring sendiri juga akan menjalani pembangunan. Di sana akan dibuat Bowling Centre jelang Asian Games 2018. Stadion utama gelora sriwijaya juga akan mengalami renovasi total. Terutama pada bagian Tribun penonton, bangunan luar lapangan dan beberapa bagian lain.

Tentu saja seluruh proyek pembangunan dan renovasi seluruh venue harus selesai awal tahun 2018 untuk menjalani event jelang Asian Games terlebih dahulu. Seluruh bangunan harus memiliki kualitas internasional. Mulai dari harga beton yang digunakan untuk membangun tribun dan lain sebagainya. Apakah benar-benar layak untuk pagelaran akbar Asian games 2018 atau tidak.