track hits

Tak Memenuhi Syarat, Klub Indonesia Diyakini Tak Lolos Lisensi Profesional AFC

Manajer Madura United Haruna Sumitro meyakini tidak ada klub Liga 1 yang lolos lisensi klub profesional sesuai standar AFC.

Meski demikan, dia opitmis Indonesia mempunyai wakil di kompetisi Asia.

Haruna mengatakan, ada alasan mendasar yang dipunyai oleh seluruh klub di Liga 1. Mantan manajer Persebaya Surabaya ini juga mengklarifikasi status sejumlah klub baru dianggap bermasalah dengan lisensi.

“Pengumuman lisensi klub profesional akan diumumkan akhir bulan ini, namun saya yakin tidak ada klub yang lolos untuk tahun ini. Tentu saja ini akan menjadi tamparan,” tutur Haruna.

“Saya juga perlu meluruskan terkait beberapa klub baru seperti Madura United, Bhayangkara FC, hingga Bali United yang dianggap bermasalah lisensi [badan hukum] di Indonesia.”

“Saya yakinkan kami tidak mengalami masalah lisensi. Tidak keluarnya lisensi klub profesional dari AFC alasannya semua sama, yaitu laporan keuangan, tranfer pemain yang tidak transparan, dan lain sebagainya.”

Haruna menambahkan, agar klub bisa lolos, harus ada advokasi dan pendampingan, terutama dari PSSI. Haruna pun merasa heran tahun ini tidak ada pendampingan untuk klub.

“Seperti liga sebelumnya, PSSI dan PT Liga harus berperan aktif kepada klub, membantu klub membenahi apa yang kurang. Kalau sekarang seperti dibiarkan sendiri. Jadi saya pikir untuk ke depan perlu ada pendampingan,” jelas Haruna.

Sementara soal wakil Indonesia di kompetisi Asia, menurutnya itu masalah lain, meskipun sejak 2017 tertera di aturan setiap peserta kompetisi antarklub Asia adalah mereka yang memiliki lisensi profesional.

“Itu urusan lain. Mungkin PSSI perlu melakukan pendekatan agar Indonesia tetap ada wakilnya di Asia,” pungkasnya.

close